| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Feb » | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
Archive for January, 2009
Teater Bumi “GAZA”
Sebuah pementasan dari teman-teman Teater BUMI – Bengkel Kesenian Geografi – Fakultas Geografi UGM di gelanggang mahasiswa UGM kemarin2 menggambarkan tragedi kemanusiaan di GAZA…bom membabi buta tanpa pandang bulu.,.
Ketika kudengar lantunan lagu dari Michael Heart menunjukkan semangat juang yang takkan padam :
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
Composed by Michael Heart
A blinding flash of white light
Lit up the sky over?Gaza?tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children?alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
—
Akankah Teater “GAZA” terus berlangsung di BUMI ini ???
Aku
Aku ingin memulai tulisan ini dengan sebuah kata “Aku” sebagai upaya untuk memperkenalkan diri kepada khalayak umum,…
Ketika Aku mempresentasikan diri Aku..
ku perkenalkan namaku, tempat tanggal lahirku, asalku, riwayat pendidikanku, bapak ibu ku, saudara-saudaraku…
Hingga Aku lupa memperkenal “sosok” dari Aku,…
Aku orangnya kurus..begitulah orang melihat wujud ku..
Aku berkulit sawo matang..bahkan karena terlalu matang, orang bilang aku agak hitam ketika dibandingkan dengan mereka yang kuning langsat ataupun putih mengkilap…
Rambutku lurus..tak mengenal ombak dan gelombang…pernah kucoba gelombangkan rambutku,,,tapi apa daya, rambutku kembali lurus dengan sendirinya.,..karena perakarannya memang perakaran lurus dan lembut..
begitulah pujian yang kuterima mengenai mahkota kepalaku ini…
aneh memang..Aku adalah lelaki/pria…
itu lupa kusebutkan di awal..
Hidungku mancung, sampai bisa burung-burung bersarang di atasnya..demikian ungkap teman-teman..,
mataku sayu seakan meminta belas kasihan atau bahkan membuat orang merindukan ku..
sayang disayang,..jalanku tidak setegap para jenderal..karena ku terlalu merendah dan menatap ke bawah..ku bagai padi yang kian menunduk dan menunduk..
Aku kecil,…itulah yang selalu kurasa…
Aku bukanlah besar, walaupun dulu kala orang tua ku hampir saja memberiku nama “AKBAR”…
Ku kenal kata, ku bisa menulis berkat bapak/ibu GURU..Jasamu tiada kulupa…
“Bacalah…”
itulah yang mendorong aku tuk membaca…
setelah membaca, ku tertarik untuk menulis…
berbagi cerita..apapun itu…yang terlewati dan menghiasi lembaran kehidupan fana ku di dunia yang sementara ini…
Karyaku dalam kata…
kutulis dalam ruangan kotak 3×3=1
Aji PP – mas cakep dalam imAJIkoe
Yogyakarta, 11 01 2009
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
